Aparat Keamanan Gresik Persoalkan Bendera Tauhid di Pawai 1 Muharram 1441H

Gresik, (shautululama) – Lazim dilakukan di negeri muslim ini setiap tahun baru Islam, 1 Muharram, kaum muslimin memeriahkannya dengan, karnaval, pawai atau kegiatan lain. Semangat hijrah nabi Muhammad Saw yang menandai tahun baru Hijriyah, selalu dikenang umat Islam sepanjang jaman. Karena merupakan momen yang bersejarah, momen spesial bagi umat Islam.

Berangkat dari semangat meneladani hijrah Nabi Muhammad Saw, MT Asy Syifa Gresik menggelar perayaaan 1 Muharram yang dilaksanakan di sepanjang jalan Perum GKB Gresik, Ahad 1 September 2019/1 Muharram 1441H.

Perayaan 1 Muharram itu dikemas dengan jalan sehat, yang melibatkan peserta bapak-bapak, ibu-ibu, remaja, serta anak-anak mereka. Jalan santai mengajak anggota keluarga mereka sambil jalan sehat pagi di hari libur.

Sekitar pukul 07.00 peserta mulai berjalan dengan tertib dan lancar. Panitia mengawal peserta berjalan kaki dari Bundaran Taman Perum GKB menuju ke Taman I Love GKB yang berjarak sekitar 1,5 KM.

Sebagaimana perayaan Muharram pada umumnya, mereka berjalan sambil bershalawat sambil mengibarkan bendera tauhid, al liwa dan ar raya, membentangkan spanduk Muharram, serta poster-poster ajakan hijrah, menjadi muslim yang taat.

Semangat hijrah nabi telah menginspirasi peserta untuk mengenalkan bendera tauhid, warisan Rasul, kepada masyarakat. Yang dengan kalimat tauhid tersebut sebagai pertanda seseorang beragama Islam, dan yang dengannya pula mereka berharap saat meninggal bisa mengucapkan kalimat tauhid tersebut.

Pawai yang berjalan tertib, dikagetkan dengan kehadiran sejumlah polisi, yang mengamankan kegiatan tersebut. Mereka menghentikan paksa perayaan 1 Muharram ini. Korlap aksi berusaha menjelaskan kepada aparat, namun aparat bersikeras membubarkan jalan santai, yang pesertanya sekitar 200 orang ini.

Bahkan sejumlah panitia, korlap aksi diamankan ke Polres Gresik dengan mobil polisi. Mereka memaksa peserta untuk masuk mobil, sambil berkata bawa-bawa saja. Sungguh tidak elok sikap aparat sebagai penegak hukum bertindak indisipliner. Tanpa ada menunjukkan surat tugas, dan surat perintah, mereka mengangkut paksa.

Bahkan seorang bapak yang mengendong anaknya, yang masih berumur sekitar dua tahun pun turut dipaksa masuk mobil, hanya karena memvideokan aksi tersebut.

Kebencian aparat tidak berhenti sampai disitu, sepeda motor peserta aksi yang diparkiran taman pun diangkat, tanpa persetujuan pemilik.

Sungguh sikap ini sangat berbeda dengan sikap aparat terhadap pengibaran bendera teroris OPM Papua di depan istana negara. Tidak ada satupun peserta aksi yang ditangkap atau ditindak

LBH Pelita Umat Korwil Jatim, yang mendapatkan laporan pengaduan peristiwa ini, bertindak cepat menyelesaikan persoalan ini. LBH PU yang khusus mendedikasikan dirinya untuk melayani dan memberikan perlindungan hukum terhadap kaum muslimin, khususnya yang mengalami persekusi.

Pengurus LBH PU Korwil Jatim, Budihardjo, S.H.I, beserta rekannya, mendatangi Polres Gresik. Beliau menjelaskan tidak ada yang salah dengan pengibaran bendera tauhid. Bendera kaum muslimin, apalagi pengibaran itu dalam momen perayaan tahun baru Hijriyah. Itu wajar terjadi, tidak hanya di Gresik, tapi di seluruh wilayah Indonesia. Bahkan di Surabaya pun ada Pawai Muharram, dan peserta mengibarkan bendera tauhid dengan tertib, jumlahnya lebih banyak dari pada di Gresik, dan mereka tidak ada persekusi.

Alhamdulillah berkat batuan LBH PU dan doa kaum muslimin semuanya, mereka bisa pulang meski harus menunggu sampai larut malam.

Sungguh sikap aparat ini menciderai icon Gresik sebagai kota Santri, dan sebagai kota Wali. (rep)

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Pernyataan Sikap Multaqa Ulama Bandung, Tolak Permendibudristek No. 30 Tahun 2021, Ganti Dengan Aturan Islam

Bandung, (shautululama) – Multaqo Ulama Aswaja Bandung, Sabtu, 27 november 2021 diselenggarakan secara daring via zoom …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *