ALERGI KHILAFAH ? BELUM PAHAM SAJA KEINDAHANNYA.

Bandar Lampung, (shautululama) – Majelis Taklim Ats-Tsaqofah menggelar acara ” Liqa Syawal” yang bertajuk ” Khilafah Ajaran Islam, Menjaga Persatuan dan Kesatuan ” dilaksanakan pada pukul 20.00 bertempat di Masjid Baitussalam, Perum Puspa Kencana – Raja Basa, Bandar Lampung, Ahad (30/6/2019).

Acara dibuka oleh Ustadz Antoni selaku host, dilanjutkan pembacaan kalam ilahi oleh Ustadz Asep Suheri, serta sambutan dari takmir masjid, Ustadz Ali.

Masuk pada inti acara, narasumber pertama yaitu Ustadz Faisal Hani yang memaparkan bahwa ummat pada saat ini mendapat ujian yang besar, salah satu penyebabnya adalah pemimpin ummat ini yang tidak menjadikan Rasulullah SAW sebagai panutan.

“Rasulullah itu jujur, cerdas, dan Adil, nah kalau pemimpin ummat ini sekarang sebaliknya”, tegas beliau.

Memang agar muncul pemimpin yang mencontoh Rasulullah SAW dan berkualitas seperti kulafaur rasyidin, harus didukung dengan sistem pemerintahan yang berasaskan Islam yaitu Khilafah.

Tausyiah berikutnya oleh Dr. Diding Suhandy, yang menegaskan bahwa dakwah dalam membongkar ide-ide kufur, seperti demokrasi, sekulerisme, komunisme, dan kapitalisme harus selalu ditingkatkan dan digencarkan agar umat ini paham sedang berada di jalur yang mana.

Lebih lanjut beliau mengatakan bahwa setelah membandingkan Ide kufur dan Ide Islam, umat akan tersadarkan bahwa hanya Islam yang pantas diterapkan dalam segala aspek kehidupan termasuk negara.

“ Jadi jika masih ada yang alergi dengan Khilafah, dia itu hanya belum paham saja bahwa Islam juga ideologi, jika sudah paham InsyaAllah akan berjuang bersama menegakkannya, karena Islam itu keindahan yang memuaskan akal , menentramkan hati, serta sesuai fitrah, “ pungkas beliau.

Pembacaan doa oleh Ustadz Ja’far menandakan sudah di penghujung acara, kemudian Liqo yang dihadiri hampir ratusan jama’ah diakhiri dengan saling bersalam-salamannya para jama’ah. [rr]

 

About Shautul Ulama Media

Shautul Ulama - Media Seruan Ulama, menyeru kepada yang makruf dan mencegah kepada yang mungkar.

Check Also

Permendikbudristek No 30 Tahun 2021 Bukti Kegagalan dan Ketidakberdayaan Negara Menjunjung Nilai Agama, Moral dan Etika

Surabaya, (shautululama) – Selasa, 30 November 2021 bersama maraknya penolakan terhadap Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *